ASKEP THYPOID PADA ANAK PDF

This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore.

Author:Tezahn Makinos
Country:Zimbabwe
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):18 October 2004
Pages:302
PDF File Size:10.48 Mb
ePub File Size:5.19 Mb
ISBN:296-3-53059-930-1
Downloads:84368
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tazragore



This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA. Home current Explore. Words: 4, Pages: Preview Full text. Secara global, diperkirakan 17 juta orang mengidap penyakit ini tiap tahunnya. DiIndonesia diperkirakan insiden demam typhoid adalah — kasus per Demam typhoid merupakan salah satu dari penyakitinfeksi terpenting.

Penyakit ini di seluruh daerah di provinsi ini merupakan penyakit infeksiterbanyak keempat yang dilaporkan dari seluruh 24 kabupaten. Demam tifoid atau typhus abdominalls adalah suatu infeksi akut yang terjadi pada ususkecil yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhi. Typhi dengan masa tunas hari. Demam tifoid yang tersebar di seluruh dunia tidak tergantung pada iklim.

Kebersihan peroranganyang buruk merupakan sumber dari penyakit ini meskipun lingkungan hidup umumnya adalahbaik. Ditemukan hampir sepanjang tahun, tetapi terutama padamusim panas. Demam tifoid dapat ditemukan pada semua umur, tetapi yang paling sering padaanak besar, umur 5- 9 tahun dan laki-laki lebih banyak dari perempuan dengan perbandingan 1. Biasanya baru dipikirkan suatu demam tifoid bila terdapat demam terus-menerus lebihdari 1 minggu yang tidak dapat turun dengan obat demam dan diperkuat dengan kesan anak baring pasif, nampak pucat, sakit perut, tidak buang air besar atau diare beberapa hari BahtiarLatif, Tujuan Umum Untuk mengetahui seluk beluk tentang demam thypoid pada para pembaca sehingga dapatmenjadi referensi untuk pembelajaran atau upaya preventif mencegah penyakit demam thypoid.

Tujuan Khusus Untuk mengetahui secara lebih mendalam mengenai berbagai hal yang berhubungan dengan penyakit demam thypoid untuk diusahakanmencari data-data beserta pemecahanya kemudian mencocokan berdasarkan teori yang telah diperoleh dari kuliah maupun literature. BAB I berisi pendahuluan yang meliputi : latar belakang, tujuan, dan sistematika. Kemudian pada BAB II berisi tinjauan teori meliputi : definisi thypoid, etiologi, manifestasi klinis, tanda gejala, dll.

Untuk BAB III berisi konsep asuhan keperawatan anak thypoid yang meliputi langkahlangkah dalam asuhan keperawatan antara lain : pengkajian, diagnose keperawatan, intervensi keperawatan, dan evaluasi.

BAB IV sebagai berisi kesimpulan dan saran. DEFINISI Thypoid adalah penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai saluran pencernaan dengan gejala demam yang lebih dari satu minggu, gangguan pada pencernaan, dan gangguan kesadaran Nursalam dkk. Thypoid merupakan penyakti infeksi akut pada usus halus dengan gejala demam satu minggu atau lebih desertai gangguan pada saluran pencernaan dengan atau tanpa gangguan kesadaran. Rampengan, Thypoid adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh infeksi salmonella typhi.

Ovedoff, Typhoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh kuman salmonella Thypi Arief Maeyer, Typhoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh kuman salmonella thypi dan salmonella para thypi A,B,C.

Typhoid adalah penyakit infeksi pada usus halus, typhoid disebut juga paratyphoid fever, enteric fever, typhus dan para typhus abdominalis Seoparman, Thypoid adalah penyakit menular yang bersifat akut yang ditandai dengan bakterimia atau perubahan pada system retikuloendeterlial yang bersifat difus, pembentukan mikroabses dan ulserasi nodus peyer distal ileum.

Sugeng sujianto Tifus Abdominalis ialah penyakit infeksi akut yang biasanya mengenai saluran cerna dengan gejala demam lebih dari 7 hari, gangguan pada saluran cerna dan gangguan kesadaran Kapita slekta anak jilid 2 th Kesimpulan Thyphoid adalah penyakit menular yang bersifat akut yang biasanya mengenai pada saluran pencernaan dengan gejala demam lebih dari tujuh hari dan disertai oleh gangguan kesadaran.

Suriadi, Yuliani Rita, Etiologi dari thypoid menurut Rahmat Juwono pada tahun adalah : 3 1. Antigen O somatic terdiri dari zat kompleklipolisakarida b. Antigen flagella c. Masa tunas hari, yang tersingkat 4 hari jika infeksi terjadi melalui makanan, sedangkan jika melalui minuman yang terlama 30 hari. Selama masa inkubasi mungkin ditemukan gejala prodromal, perasaan tidak enak badan, lesu, nyeri, nyeri kepala, pusing dan tidak bersemangat, kemudian menyusul gejala klinis yang biasanya ditemukan, yaitu: 1.

Demam Pada kasus yang khas, demam berlangsung 3 minggu bersifat febris remitten dan suhu tidak tinggi sekali. Minggu pertama, suhu tubuh berangsur-angsur naik setiap hari, menurun pada pagi hari dan meningkat lagi pada sore dan malam hari.

Dalam minggu ketiga suhu berangsur turun dan normal kembali. Gangguan Pada Saluran Pencernaan Pada mulut terdapat nafas berbau tidak sedap, bibir kering dan pecah-pecah ragaden.

Lidah tertutup selaput putih kotor coated tongue , ujung dan tepinya kemerahan. Pada abdomen dapat ditemukan keadaan perut kembung. Hati dan limpa membesar disertai nyeri dan peradangan. Gangguan Kesadaran Umumnya kesadaran pasien menurun, yaitu apatis sampai samnolen. Jarang terjadi supor, koma atau gelisah kecuali penyakit berat dan terlambat mendapatkan pengobatan.

Gejala lain yang juga dapat ditemukan, pada punggung dan anggota gerak dapat ditemukan reseol, yaitu bintik-bintik kemerahan karena emboli hasil dalam kapiler kulit, yang ditemukan pada minggu pertama demam, kadang-kadang ditemukan pula trakikardi dan epistaksis.

Relaps 4 Relaps kambuh ialah berulangnya gejala penyakit demam typoid, akan tetap berlangsung ringan dan lebih singkat.

Terjadi pada minggu kedua setelah suhu badan normal kembali, terjadinya sukar diterangkan. Menurut teori relaps terjadi karena terdapatnya basil dalam organ-organ yang tidak dapat dimusnahkan baik oleh obat maupun oleh zat anti. Demam Siang hari biasanya terlihat segar namun malamnya demam tinggi. Suhu tubuh naikturun. Mencret Bakteri Salmonella typhi juga menyerang saluran cerna karena itu saluran cerna terganggu. Tapi pada sejumlah kasus, penderita malah sulit buang air besar.

Mual Berat Bakteri Salmonella typhi berkumpul di hati, saluran cerna, juga di kelenjar getah bening. Akibatnya, terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Muntah Karena rasa mual, otomatis makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.

Karena itu harus makan makanan yang lunak agar mudah dicerna. Selain itu, makanan pedas dan mengandung soda harus dihindari agar saluran cerna yang sedang luka bisa diistirahatkan. Lidah kotor Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah.

Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas. Lemas, pusing, dan sakit perut Terkesan acuh tak acuh bahkan bengong Ini terjadi karena adanya gangguan kesadaran. Tidur pasif Penderita merasa lebih nyaman jika berbaring atau tidur.

Saat tidur, akan pasif tak banyak gerak dengan wajah pucat. Feses dan muntah pada penderita typhoid dapat menularkan kuman salmonella thypi kepada orang lain. Kuman tersebut dapat ditularkan melalui perantara lalat, dimana lalat akan hinggap dimakanan yang akan dikonsumsi oleh orang yang sehat. Apabila orang tersebut kurang memperhatikan kebersihan dirinya seperti mencuci tangan dan makanan yang tercemar kuman salmonella thypi masuk ke tubuh orang yang sehat melalui mulut.

Kemudian kuman masuk ke dalam lambung, sebagian kuman akan dimusnahkan oleh asam lambung dan sebagian lagi masuk ke usus halus bagian distal dan mencapai jaringan limpoid. Di dalam jaringan limpoid ini kuman berkembang biak, lalu masuk ke aliran darah dan mencapai sel-sel retikuloendotelial. Sel-sel retikuloendotelial ini kemudian melepaskan kuman ke dalam sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia, kuman selanjutnya masuk limpa, usus halus dan kandung empedu.

Semula disangka demam dan gejala toksemia pada typhoid disebabkan oleh endotoksemia. Tetapi berdasarkan penelitian eksperimental disimpulkan bahwa endotoksemia bukan merupakan penyebab utama demam pada typhoid. Endotoksemia berperan pada patogenesis typhoid, karena membantu proses inflamasi lokal pada usus halus. Demam disebabkan karena salmonella thypi dan endotoksinnya merangsang sintetis dan pelepasan zat pirogen oleh leukosit pada jaringan yang meradang.

Komplikasi intestinal a. Perdarahan usus b. Perporasi usus c. Ilius paralitik 2. Komplikasi extra intestinal a. Komplikasi kardiovaskuler : kegagalan sirkulasi renjatan sepsis , miokarditis, trombosis, tromboplebitis b. Komplikasi darah : anemia hemolitik, trobositopenia, dan syndroma uremia c.

Komplikasi paru : pneumonia, empiema, dan pleuritis Komplikasi pada hepar dan kandung empedu : hepatitis, kolesistitis. Komplikasi ginjal : glomerulus nefritis, pyelonepritis dan perinepritis. Komplikasi pada tulang : osteomyolitis, osteoporosis, spondilitis dan arthritis.

Komplikasi neuropsikiatrik : delirium, meningiusmus, meningitis, polineuritis perifer, sindroma Guillain bare dan sidroma katatonia. Pemeriksaan leukosit Di dalam beberapa literatur dinyatakan bahwa demam typhoid terdapat leukopenia dan limposistosis relatif tetapi kenyataannya leukopenia tidaklah sering dijumpai. Pada kebanyakan kasus demam typhoid, jumlah leukosit pada sediaan darah tepi berada pada batas-batas normal bahkan kadang-kadang terdapat leukosit walaupun tidak ada komplikasi atau infeksi sekunder.

Oleh karena itu pemeriksaan jumlah leukosit tidak berguna untuk diagnosa demam typhoid. Biakan darah Bila biakan darah positif hal itu menandakan demam typhoid, tetapi bila biakan darah negatif tidak menutup kemungkinan akan terjadi demam typhoid.

Hal ini dikarenakan hasil biakan darah tergantung dari beberapa faktor : a. Teknik pemeriksaan Laboratorium Hasil pemeriksaan satu laboratorium berbeda dengan laboratorium yang lain, hal ini disebabkan oleh perbedaan teknik dan media biakan yang digunakan.

Waktu pengambilan darah yang baik adalah pada saat demam tinggi yaitu pada saat bakteremia berlangsung. Saat pemeriksaan selama perjalanan Penyakit Biakan darah terhadap salmonella thypi terutama positif pada minggu pertama dan berkurang pada minggu-minggu berikutnya. Pada waktu kambuh biakan darah dapat positif kembali. Vaksinasi di masa lampau Vaksinasi terhadap demam typhoid di masa lampau dapat menimbulkan antibodi dalam darah klien, antibodi ini dapat menekan bakteremia sehingga biakan darah negatif.

JOHANNES SCOTUS ERIUGENA PDF

askep DEMAM THYPOID

Diploma thesis, Jurusan Keperawatan The most common problems caused by typhoid fever are high fever hyperpyrexia , continental febrile, decreased consciousness sopor, coma, or delirium , severe complications such as dehydration and acidosis, perforation. This study aims to determine the description of nursing care in children typhoid fever with hipertermi in orchid brsu tabanan in The type of research used is a descriptive study with case study design of at least two nursing documents observed in depth using documentation studies by observing patient nursing documents. The results showed that there were similarities between two patients with typhoid fever who experienced hyperthermia in documenting nursing care in the room but had some differences with the theory used as a reference by researchers.

KATALOG VIKENDICA PDF

Askep Nanda,Noc,Nic Thypoid

.

DRAEGER SCBA PDF

Askep Demam Thypoid Anak

.

GURU CHARITRA PARAYAN PDF

.

Related Articles